Corat coret

Perpanjangan Passport

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara

Epaspor-nusantara

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengurus perpanjangan passport. Awalnya saya masih berpikir bahwa prosedur pengurusannya masih sama seperti yang dulu, yang berarti harus membawa semua dokumen asli, seperti KTP, KK, Akta Kelahiran/Ijasah, dll. Kemudian saya mendapatkan informasi bahwa untuk saat ini hanya perlu membawa dokumen asli: Passport yang lama (setelah keluaran tahun 2009) dan KTP (yang sudah e-KTP).

Mulai pertengahan tahun ini perpanjangan passport sudah tidak bisa walk ini, alias datang langsung. Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://antrian.imigrasi.go.id/ atau melalui aplikasi Antrian Passport yang bisa di akses lewat smartphone. Saya melakukan pendaftaraan via website. Kenapa? Karena memory hp saya sudah full. hehe. Bila hendak menggunakan website, sebaiknya menggunakan browser Chrome karena ketika saya coba menggunakan Mozilla, tidak ada tanggal yang tersedia, padahal ketika di buka lewat Chrome tersedia pilihan tanggal.

Ketika saya melakukan pendaftaran pada akhir bulan oktober, tanggal tercepat yang tersedia adalah tanggal 20 November 2017. Daftar dulu saja kareena masih dapat dibatalkan dan ganti tanggal. Bila ingin melakukan pengurusan passport, sebaiknya jangan mendadak karena belum tersedia tanggal yang diinginkan. Rajin-rajin saja cek websitenya karena masih terdapat kemungkinan ada orang yang cancel, seperti yang saya alami, tiba-tiba saja muncul tanggal yang lebih cepat daripada tanggal 20 November 2017. Berikut prosedur perpanjangan passport:

A. Pendaftaran

Saya datang sekitar pukul 9 dan dipanggil 1,5 jam kemudian (menunggu sekitar 30 antrian). Dokumen yang diminta ketika saya melakukan pendaftaran, yaitu:
1. Passport (asli)
2. KTP (asli)
3. Fotokopi passport dan KTP (fotokopi dalam kertas A4 dan jangan dipotong atau disesuaikan dengan ukuran passport atau KTP)
4. Fotokopi KK dan ijasah

*Berhubung saya tidak membawa akta kelahiran yang asli, maka saya memberikan fotokopi ijasah yang dokumen aslinya saya bawa

B. Wawancara dan Foto

Wawancara dan pemotretan (foto) hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Terkuak sudah kenapa dokumen fotokopi tidak boleh dipotong karena dokumen-dokumen tersebut akan di scan, jadi lebih memudahkan petugas.

C. Pembayaran

Biaya untuk perpanjangan sebesar Rp. 355.000 (Masa berlaku dan biaya passport). Sempat ingin membuat e-passport tapi tidak jadi karena baru hanya satu negara yang bisa (Jepang). Jadi, saya menunggu dibiayai negara saja. Hehe. Pembayaran dapat dilakukan di bank persepsi (via teller, atm, intenet banking, dll).

D. Pengambilan

Passport dapat diambil 4 hari kerja setelah dilakukan pembayaran. Untuk pengambilan, saya menunggu sekitar 45 menit (sekitar 30 antrian). Cukup dengan membawa formulir yang diberikan ketika wawancara dan bukti bayar.

Note:
1. Perpanjangan passport dapat dilakukan di kantor imigrasi manapun
2. Kantor imigrasi buka pada pukul 8:00 pagi, jadi bila ingin cepat selesai bisa datang lebih awal

Advertisements

One thought on “Perpanjangan Passport

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s